SPMB Kota Bandung 2026 Dibuka, Simak Kuota dan Persyaratan Jalur Afirmasi serta Prestasi

BANDUNG – Dinas Pendidikan Kota Bandung resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SD dan SMP melalui jalur Afirmasi dan Prestasi mulai 8 hingga 12 Juni 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, mengatakan jalur Afirmasi dan Prestasi menjadi fokus pada tahap pertama pelaksanaan SPMB tahun ini.

Untuk jalur Afirmasi, total kuota yang disediakan mencapai 15 persen untuk jenjang SD dan 30 persen untuk SMP. Kuota tersebut mencakup jalur Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) serta Murid Berkebutuhan Khusus (MBK).

Persyaratan jalur afirmasi antara lain calon peserta didik merupakan warga Kota Bandung dan terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga 5. Sementara bagi murid berkebutuhan khusus wajib melampirkan rekomendasi dari Unit Layanan Disabilitas (ULD) Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Sedangkan jalur Prestasi memiliki total kuota 25 persen yang terdiri atas prestasi akademik sebesar 15 persen dan prestasi nonakademik sebesar 10 persen.

Untuk jalur prestasi akademik, calon peserta didik harus melampirkan nilai rapor kelas 4, 5, dan 6 semester pertama, surat keterangan peringkat, serta sertifikat hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Sementara jalur prestasi nonakademik diperuntukkan bagi siswa yang memiliki sertifikat atau piagam kejuaraan minimal tingkat kota yang diterbitkan pada periode 1 Juli 2023 hingga 30 April 2026.

Asep menjelaskan, peserta yang tidak lolos melalui jalur prestasi masih dapat mengikuti pendaftaran tahap kedua melalui jalur domisili dengan syarat Kartu Keluarga (KK) telah terbit minimal satu tahun.

Selain itu, peserta jalur afirmasi yang belum diterima pada pilihan sekolah pertama juga masih memiliki kesempatan mengikuti pemenuhan kuota afirmasi di sekolah lain yang masih tersedia.

“Khusus peserta RMP, kami pastikan tetap dapat melanjutkan pendidikan baik di sekolah negeri maupun swasta,” tegas Asep.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan melalui jalur tertentu. Seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Uploaded Image

Posting Komentar

0 Komentar